Sabtu, 03 Desember 2016

SEKARAT

Ibaratnya ada orang sekarat.
Nanya jalan ke rumah sakit.
Si yang ditanya tau arah ke rumah sakit.
Tapi dia malah liat peta.
Katanya untuk memastikan. Lihat kondisi. Menunda lama sekali.
Eh si sekarat mendesak.
Malah dibilang egois, ngga tau kondisi kalau lagi baca peta.

Sampai orang sekaratnya beneran mati di tempat.
Sekarat. Terdesak. Mati di tempat.

Itulah asumsi. Yang ketika ditanya. Sudah tau arahnya, tapi ditunda-tunda untuk dijawab.
Mati di tempat.

Selasa, 29 November 2016

Sedikit- sedikit

Jika sedikit-sedikit kamu memutuskan pergi, mau jadi apa nanti.
Jika sedikit-sedikit minta selesai sampai di sini, daya juangmu lemah sekali.
Jika sedikit-sedikit pesimis akan hubungan ini, mari kita evaluasi.

Apakah ini yang disebut saling memahami?
Jika sedikit - sedikit kamu berbuat begitu begini.
Kau minta aku mengerti, namun ada saja yang kau tutupi.

Kau tahu, kadang lelah menghampiri. Kita bertahan sekuat hati. Aku bingung dan lemah saat ini. Kamu letih dan butuh ruang sampai nanti.

Jika sedikit sedikit perlakuanmu begini, aku curiga, harapan kita ke depan akan terkikis mati.

Senin, 21 November 2016

Dadu

Hidup itu tentang main dadu. Kau menjatuhkan pilihanmu kemudian tidak sesuai ekspektasi. Jangan kecewa terlalu lama. Kocok lagi dadumu dan bersukacitalah.

Follow my Twitter @_heniie