Minggu, 01 Januari 2017

MEMANTASKAN DIRI



Sudah di ujung tahun.  Cerita-cerita di 2016 akan selalu mengikuti. Impian-impian dan doa-doa yang belum tercapai akan terulang lagi di tahun 2017. Apalagi untuk mereka yang sudah mulai jenuh bekerja di tempat yang sama. Mereka yang sedang  merencanakan masa depan dengan kekasih. Mereka yang sedang galau-galaunya tentang masa depan

Doa-doaku masih sama setiap tahun. Cerita-ceritaku juga masih sama seputar dia, pekerjaan, dan tentang keraguan serta keyakinan. Bukannya aku lelah berdoa dengan hal yang sama, namun aku sedang berusaha mengerti maksud Semesta. Kalau kau mendoakan hal yang sama setiap harinya. Artinya, ada sesuatu yang harus dipantaskan, karena yang didoakan belum juga terjawab.

Misalnya… kamu berdoa meminta partner hidup yang sepadan. Terserah versi sepadanmu itu seperti apa. Tapi sudahkah kamu memantaskan diri untuk partner hidup yang seperti itu?

Kamu pingin punya partner yang cinta Tuhan. Tapi apakah kamu sudah terlebih dahulu mencintai Tuhan?

Kamu pingin punya partner hidup yang setia? Tapi apakah kamu sudah menghargai dia sebagai partnermu?

Kamu ingin punya partner kamu faith dan mengakui keberadaanmu? Tapi apakah kamu sudah Tanya Tuhan tentang dia di dalam doamu? Sudahkah kamu mendoakannya dari hari ke hari

Kamu pingin punya partner hidup yang serius? Yang komitmen? Tapi apakah kamu sudah komitmen dan serius dengan dirimu sendiri? Dengan orang tuamu? Dengan Tuhan? Dengan Semesta

Kamu pingin pekerjaan yang baik? Apakah kamu sudah melakukan yang terbaik untuk pekerjaanmu saat ini?

Sebenarnya pertanyaan di atas adalah sekian banyak dari pertanyaan saya juga.
Kamu boleh ambil keputusan untuk tahun depan, tapi jangan tergesa-gesa. Berikan waktu Semesta untuk menyampaikan teka tekinya yang harus kamu pecahkan

Aku percaya dan kita semua percaya, segala sesuatu yang ditabur baik meskipun banyak ilalang dan batu yang menghalangi, semua akan tumbuh baik pada akhirnya.
Siap menabur hal baik. Siap memantaskan diri di tahun baru ini. Semoga segala yang pantas akan datang pada saat yang tepat.

Minggu, 18 Desember 2016

Beragama itu kayak pacaran, santai aja. Kalau belum bisa pastikan masuk surga/jadi nikah ora usah ngoyo. Nek luput isinmu mbok gowo mati. -@adimasnuel

Tik tok tik tok...
Nah.. ini pelajaran penting.
Santai saja. Ingat jangan pertaruhkan apapun. Jangan pertaruhkan waktu dan pikiranmu untuk seseorang yang tidak peduli tentangmu. Yang masih menimang-nimang mau dikondisakan seperti apa hubungannya nanti.

So gais, janganlah terlalu mempublish apapun yang belum pasti. Sesekali boleh. Tapi jangan banyak banyak dan cukup tersirat saja.
Karena benar kata si kicauan adimasnuel. Isinmu digowo mati.

Inget, jangan pertaruhkan apapun yang belum pasti. Itu aja sih intinya.

Selasa, 06 Desember 2016

Ujian yang satu belum rampung. Ada ujian yang lainnya lagi.
Gpp, kalo kata orang-orang biar naik kelas. Entah naik kelas buat saya atau buatmu.

Follow my Twitter @_heniie