Senin, 20 Februari 2012

Gue nggak nyesel sama jurusan yang gue pilih. Walaupun itu dipandang sebelah mata sama beberapa rekan. Dan gue rasa ada saatnya jurusan gue bakal dilihat dunia sebagai yang paling menarik.
Cuman satu hal yang bikin gue nyesek adalah kenapa gue harus ada di kampus itu. Kampus itu bikin gue nggak berkembang. Serius.
Bikin gue nggak kreatif. Sedih gue sebenarnya.
Gue mau masuk salah satu universitas di Jogja. Tapi mama ngelarang gue :( alasannya biar dapat dana dari suatu lembaga, makannya gue harus di Bandung.
Gue nggak mau. Dan sesungguhnya gue nggak semangat kuliah di sana.

Senin, 02 Januari 2012

Terus Kenapa ?!!!

Ada kisah klasik yang sempat saya alami. Super Klasik.
Waktu itu masih zaman friendster , zaman alay masih berkeliaran dan tulisan tulisan sms yang besar kecil kayak rumput-rumput bergoyang tersebar dimana-mana.
Waktu itu pernah ada yang ajak ketemuan, kebetulan dia (seekor laki-laki) juga sama-sama tinggal di Bandung. 
Okelah nggak papa, kan namanya juga memperluas persahabatan.

*jeg* ketemuanlah kami di rumah makan fast food yang super duper terkenal di dunia.
Aku ogah sendirian, akhirnya aku tarik temanku namanya Vero.
Ah.. aku ingat betul kejadian itu. *sebentar aku tarik nafas dulu* hmpfgh...
Laki-laki itu nggak jelek, nggak ganteng, standar, biasa ajah, sama sekali nggak interesting. Karena pada dasarnya waktu itu tujuanku jelas mencari persahabatan sebanyak banyaknya.
Dan yang masih aku ingat, dia pertama kali mengucapkan begini
"Kok beda ya muka, sama di foto friendsternya" *JLEB*
Akhirnya dengan bercakap-cakap yang super duper garing seperti keripik, kami berpisah.
Yang aku tahu si, laki-laki itu akhirnya mengejar temanku, tapi ditolak bo!
Bodo amat lah ya.

Lalu yang menjadi bahan tulisanku sekarang adalah :
TERUS KENAPA ???
- Terus Kenapa, kalau misalnya wajah aku, ketika aku difoto itu berbeda ?
salah lensa foto? salah muka aku? salah senyum aku? =(

Aku sempat minder akan hal ini *serius*, sampai suatu ketika ada temanku bilang, "ya udah sih hen, 'IT'S YOU', yang penting muka di foto itu adalah kamu yang asli, tanpa rekayasa komputer, tanpa rekayasa cahaya"

-Terus kenapa, jika aku hanya sekedar fotoJENIK, atau apapun lah itu namanya, yang cuma bagus di lensa kamera, dan bukan lensa di mata orang. Banyak orang bilang sih, kalo bagus difoto, berarti jelek aslinya. and.. so why!

Dibalik itu semua, jelas rasa syukurku kepada Tuhan, nggak berkurang, justru semakin bertambah. =)

Terus kenapa ya, cowok/laki-laki/atau the man, nggak pernah lihat seorang perempuan dengan menerima wajah si perempuan itu apa adanya. Kalau tujuannya berteman, kenapa harus lihat-lihat, 'cewek itu kalau gue ajak jalan pantes apa nggak'. Agak miris sih. 
Terus kenapa ya, kenapaaaaa.......
*bersambung*





Jumat, 30 Desember 2011

Miss. Apdet and Mr. Famous

Aku mau bercerita sedikit.
Beberapa hari ini, aku sedang menyukai bermain dan berselancar di dunia maya, di dunia yang mempunyai banyak jawaban dari berbagai pertanyaan. Apapun itu semua terjawab di dalam satu koneksi saja.

Miss. Apdet, who is she ??
semua wanita yang ada di dalam jejaring sosial, semua wanita yang ada di tempatnya masing-masing memberikan pikiran mereka, mengutarakan sedikit demi sedikit rasa suka mereka, mengutarakan apa yang terjadi dalam hidup mereka.
yap... jika kalian bertanya, aku termasuk atau tidak, jelas aku termasuk di dalamnya.
Tidak jarang saling memberi komentar terjadi antara wanita yang satu dengan wanita yang lainnya.
Dan Apdet, mengapa tidak up date ?? karena pada dasarnya masing-masing wanita lebih aktif, mereka berkomentar dan dikomentari, lalu kemudian melakukannya berulang-ulang. Lebih dari sekedar up date bukan?

and .... who is Mr. Famous ??
begini, ini agak sulit ditafsirkan. Pada dasarnya pria hanya mengupdate status, mereka bahkan tidak peduli apakah kelak status merek menarik atau tidak. Dan jika mereka ingin mengobrol, mereka hanya mengutarakan beberapa hal penting.
Adalah seseorang... nama disamarkan, berjenis kelamin laki-laki. yes, I think Mr is the man not woman =_="

Buatku dia menarik, aha! dia terlalu famous, dari mana saya tau ?!
begini, Ketika ia menulis apa yang ada dipikirannya di dalam jejaring sosial itu.
 kemudian tidak lama, hanya hitungan detik, banyak yang mengomentari, Hitungan DETIK. oke.. dia bukan artis, namun dia famous. paham ??
Berbeda dengan Miss. Apdet, ia menuliskan apa yang ingin diutarakannya, namun apa yang terjadi ?? butuh waktu sekian menit untuk mendapatkan komentar, atau sebalikanya Miss. Apdetlah yang rajin mengomentari dari bergeraknya status-status yang ada.

Bagaimana jika kelak Mr. Famous mengenal lebih dalam Miss. Apdet.
Yang aku prediksikan adalah, Miss. Apdet setiap hari akan menguras kolam ikan, karena cemburu.
dan Mr. Famous tetap menjadi 'juru kunci' =D

Follow my Twitter @_heniie